Tampilkan postingan dengan label Aneka Satwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aneka Satwa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 September 2015

Burung Pelikan - Taman Jurug


Klasifikasi Ilmiah
Kerajaan    : Animalia
Filum    : Chordata
Kelas    : Aves
Ordo    : Pelecaniformes
Famili    : Pelecanidae
Genus    : Pelecanus
Spesies    : Pelecanus conspicillatus

DISKRIPSI
Burung pelikan merupakan burung air yang besar, kaki pendek dan kuat dengan selaput renang. Paruh besar, lurus dan pipih dilengkapi dengan kait pada ujungnya dan kantung yang dapat dikerutkan pada saat tidak makan. Sayap panjang, lebar dan bulat, sedang ekor pendek tapi luas. Perbedaan warna antara jantan dan betina tidak ada, sehingga agak sukar mengenal jantan dan betina.

PERILAKU
Hidupnya berkelompok, suka berenang di air. Saat berenang, pelican sambil menangkap ikan dengan paruhnya.

REPRODUKSI
Seekor pelican betina mampu menghasilkan telur 4 butir dengan warna putih dan akan menetas setelah dierami selama 30 hari. Pengeramannya dilakukan bergantian antara jantan dan betina.

PAKAN
Burung ini memakan ikan dengan menyendokkan paruhnya kedalam air yang terdapat ikannya.

HABITAT
Habitatnya adalah daerah perairan, yaitu daerah sepanjang sungai atau daerah pantai yang berpayau. Tersebar dibeberapa Negara Eropa selatan-timur, Amerika selatan sampai kepulauan Galapagos dan Australia.

Selengkapnya lihat di http://plazatamanjurug.com
dan kunjungi Taman Jurug, Buka setiap hari jam 07.30 sd 17.00
untuk pengadaan event /edutainment hubungi 082135123882 - 085728609432 - 085647361739

Kuntul - Taman jurug


Paruh dan kaki berwarna hitam dengan jari kaki kuning. Burung Kuntul sewaktu terbang lehernya membentuk seperti huruf  “S” dan tidak diluruskan.

Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan  : Animalia
Filum  : Chordata
Kelas  : Aves
Ordo  : Ciconiiformes
Famili  : Ardeidae
Genus        : Ergretta
Spesies      : Ergretta garzetta
DISKRIPSI
Burung ini mempunyai ukuran medium, berkaki panjang, berleher panjang dan meliuk-liuk, paruh seperti belati, tungkai panjang. Mata kuning, kulit muka hijau kekuningan dan akan berubah menjadi merah pada musim kawin. Paruh dan kaki berwarna hitam dengan jari kaki kuning. Burung Kuntul sewaktu terbang lehernya membentuk seperti huruf  “S” dan tidak diluruskan.
PERILAKU
Kuntul bersarang dalam lingkup koloninya sendiri maupun dengan burung air lainnya. Sarangnya dibangun diatas dahan-dahan pepohonan atau tetumbuhan air yang lebat. Terbang dengan formasi huruf “V” ketika kembali ke tempat peristirahatannya pada malam hari.
REPRODUKSI
Pada kuntul jantan dan betina akan tumbuh bulu-bulu hias panjang dan putih tumbuh di tengkuk punggung dan dada saat musim kawin. Kuntul betina bertelur 3-4 butir.
PAKAN
Makanannya berupa ikan, katak, dan hewan invertebrate.
HABITAT
Habitat burung Kuntuk dilahan yang basah, dipantai atau terumbu karang.

Selengkapnya lihat di http://plazatamanjurug.com
dan kunjungi Taman Jurug, Buka setiap hari jam 07.30 sd 17.00
untuk pengadaan event /edutainment hubungi 082135123882 - 085728609432 - 085647361739

Kasuari Gelambir Ganda - Taman Jurug



Diatas kepalanya terdapat tanduk tinggi berwarna kecoklatan. Kakinya besar dan kuat dengan tiga jari pada masing-masing kakinya. Jari-jari ini sangat berbahaya karena diperlengkapi dengan cakar yang tajam. Burung betina serupa dengan burung jantan, biasanya berukuran lebih besar dan dominan.  Burung ini tidak dapat terbang.

Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan  : Animalia
Filum  : Chordata
Kelas  : Aves
Ordo  : Struthioniformes
Famili  : Casuariidae
Genus  : Casuarius
Spesies  : Casuarius casuarius

DISKRIPSI
Kasuari Gelambir Ganda berukuran besar, memiliki bulu berwarna hitam yang keras dan kaku. Kulit lehernya berwarna biru dan terdapat dua buah gelambir berwarna merah pada lehernya. Diatas kepalanya terdapat tanduk tinggi berwarna kecoklatan. Kakinya besar dan kuat dengan tiga jari pada masing-masing kakinya. Jari-jari ini sangat berbahaya karena diperlengkapi dengan cakar yang tajam. Burung betina serupa dengan burung jantan, biasanya berukuran lebih besar dan dominan.  Burung ini tidak dapat terbang.
PERILAKU
Satwa ini aktif pada pagi dan siang hari, pandai berenang, suka berlari dan melompat. Kasuari bersifat soliter, dan hanya berkumpul pada musim kawin, agresif dan galak terutama saat melindungi telur dan anaknya.
REPRODUKSI
Kasuari betina bersifat poliandri, dalam satu kawin mampu mendapatkan 3 pejantan. Reproduksi secara bertelur sebanyak 4-8 butir. Pengeraman dilakukan oleh kasuari jantan selama 58-61 hari.
PAKAN
Buah-buahan dan beberapa jenis tumbuhan merupakan makanan burung ini.
HABITAT
Populasi Kasuari Gelambir-Ganda tersebar di hutan dataran rendah di Australia, pulau Irian, dan pulau Seram di provinsi Maluku.

Selengkapnya lihat di http://plazatamanjurug.com
dan kunjungi Taman Jurug, Buka setiap hari jam 07.30 sd 17.00
untuk pengadaan event /edutainment hubungi 082135123882 - 085728609432 - 085647361739

Kakaktua Raja - Taman Jurug


Memiliki kulit pipi berwarna merah, mata berwarna coklat gelap dan paruh besar berwarna kehitaman yang tidak dapat tertutup rapat dikarenakan ukuran paruh bagian atas dan bagian bawah berbeda, paruh ini digunakan untuk menahan dan membuka biji-bijian.

Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan  : Animalia
Filum  : Chordata
Kelas  : Aves
Ordo  : Passeriformes
Famili  : Cacatuidae
Genus  : Probosciger
Spesies  : Probosciger aterrimus

DISKRIPSI
Kakakua raja adalah sejenis burung kakaktua berwarna hitam dan berukuran besar. Dikepalanya terdapat jambul besar yang dapat ditegakkan berwarna hitam. Memiliki kulit pipi berwarna merah, mata berwarna coklat gelap dan paruh besar berwarna kehitaman yang tidak dapat tertutup rapat dikarenakan ukuran paruh bagian atas dan bagian bawah berbeda, paruh ini digunakan untuk menahan dan membuka biji-bijian. Burung ini termasuk betet besar berekor pendek. Burung betina serupa dengan burung jantan.
PERILAKU
Burung ini suka membuat kelompok kecil atau berpasangan.  Suka bertengger diatas pohon dan menegakkan jambulnya sambil berteriak “krek-krek”, berpegangan dahan dan cabang pohon dengan paruhnya, dan juga mematahkan dahan-dahan pohon.
REPRODUKSI
Burung ini bereproduksi dengan cara bertelur.
HABITAT
Dihutan primer, daerah perkebunan di Irian dan Australia bagian utara.
PAKAN
Pakan burung Kakaktua Raja terdiri dari biji-bijian. Paruh burung Kakaktua Raja terdiri dari biji-bijian

Selengkapnya lihat di http://plazatamanjurug.com
dan kunjungi Taman Jurug, Buka setiap hari jam 07.30 sd 17.00
untuk pengadaan event /edutainment hubungi 082135123882 - 085728609432 - 085647361739

Kakaktua Jambul Kuning - Taman Jurug


Klasifikasi Ilmiah
Kerajaan    : Animalia
Filum    : Chordata
Kelas    : Aves
Ordo    : Passeriformes
Famili    : Cacatuidae
Genus    : Cacatua
Spesies    : Cacatua sulphurea

DISKRIPSI
Burung ini hampir semua bulunya berwarna putih. Dikepalanya terdapat jambul berwarna kuning yang dapat ditegakkan dan diturunkan bila sedang bersuara dan bertengger dipohon. Kakaktua-kecil jambul kuning berparuh hitam, paruh atas lebih panjang daripada paruh bawah. Kulit disekitar matanya berwarna kebiruan dan kakinya berwarna abu-abu. Bulu-bulu terbang dan ekornya juga berwarna kuning. Burung betina serupa dengan burung jantan.

PERILAKU
Satwa ini hidup berpasangan, sangat mencolok ketika terbang dan saling berteriak. Burung ini mempunyai kebiasaan berpegang pada dahan.

REPRODUKSI
Burung betina bertelur lebih dari 3 butir dan dierami bergantian antara jantan dan betina.

PAKAN
Pakan Kakaktua-kecil jambul kuning terdiri dari biji-bijian, kacang-kacangan dan aneka buah-buahan.

HABITAT
Daerah sebaran Kakaktua-kecil jambul kuning adalah kepulauan Sunda Kecil, Sulawesi, Bali, Timor Barat, Timor Timur, dimana terdapat hutan-hutan primer dan sekunder.

Selengkapnya lihat di http://plazatamanjurug.com
dan kunjungi Taman Jurug, Buka setiap hari jam 07.30 sd 17.00
untuk pengadaan event /edutainment hubungi 082135123882 - 085728609432 - 085647361739

Nuri Bayan - Taman Jurug


Burung ini suka memanjat karena struktur kakinya yang terdiri dari dua pasang jari kaki, yang sepasang menghadap ke depan dan yang lainnya menghadap ke belakang.  Memegang teralis kandang dengan paruhnya.

Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan  : Animalia
Filum  : Chordata
Kelas  : Aves
Ordo  : Psittaciformes
Famili  : Psittacidae
Genus  : Eclectus
Spesies  : Eclectus roratus

DISKRIPSI
Nuri Bayan jantan memiliki bulu hijau, bawah sayap dan sisi dada berwarna merah dan biru, dan kaki berwarna abu-abu kehitaman. Paruh atas berwarna jingga kemerahan dengan ujung kuning, paruh bagian bawah berwarna hitam. Burung betina memiliki bulu merah, dada dan punggung biru keungguan, dan paruh berwarna hitam. Umumnya, betina berukuran lebih kecil dari jantan.
PERILAKU
Burung ini suka memanjat karena struktur kakinya yang terdiri dari dua pasang jari kaki, yang sepasang menghadap ke depan dan yang lainnya menghadap ke belakang.  Memegang teralis kandang dengan paruhnya.
REPRODUKSI
Burung bayan bersarang dalam lubang-lubang pohon dengan hasil telur 2-4 butir berwarna putih.
PAKAN
Pakan Nuri Bayan, seperti burung paruh bengkok lainnya terdiri dari aneka buah-buahan, kacang-kacangan, sayuran dan biji-bijian.
HABITAT
Daerah sebaran Nuri Bayan adalah di hutan dataran rendah, savana, hutan bakau dan perkebunan kelapa di Maluku, kepulauan Sunda Kecil, Irian, Australia, Papua Nugini dan kepulauan Solomon.

Selengkapnya lihat di http://plazatamanjurug.com
dan kunjungi Taman Jurug, Buka setiap hari jam 07.30 sd 17.00
untuk pengadaan event /edutainment hubungi 082135123882 - 085728609432 - 085647361739

Bangau Tong Tong - Taman Jurug


Kebiasaan hidupnya sendiri berpasang-pasangan, mempunyai sifat pendiam tapi bila diganggu paruhnya akan berderak-derak. Bangau memiliki kemampuan adaptasi untuk mengarungi air yang dangkal dan rawa-rawa.

Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan  : Animalia
Filum  : Chordata
Kelas  : Aves
Ordo  : Ciconiiformes
Famili  : Ciconiidae
Genus  : Leptoptilos
Spesies  : Leptoptilos javanicusbiu

DISKRIPSI
Burung ini mempunyai tubuh besar. Tungkai, leher dan paruh panjang. Kakinya berselaput. Bagian atas tubuhnya dan sayapnya berwarna hitam, namun perut dan bagian bawah ekor berwarna putih. Kepala botak, leher dan tenggorokan berwarna merah jambu dengan bulu kapas putih halus pada mahkota. Muka berwarna kuning, kaki berwarna coklat kehijauan sampai hitam, paruhnya berwarna pucat panjang dan tebal. Burung muda warnanya lebih kusam daripada burung dewasa.
PERILAKU
Kebiasaan hidupnya sendiri berpasang-pasangan, mempunyai sifat pendiam tapi bila diganggu paruhnya akan berderak-derak. Bangau memiliki kemampuan adaptasi untuk mengarungi air yang dangkal dan rawa-rawa.
REPRODUKSI
Burung ini bertelur, telurnya berwarna putih dierami oleh induk jantan dan betina bergantian selama 34 hari.
PAKAN
Burung ini memakan kodok, serangga besar, burung kecil, kadal, kerang dan siput.
HABITAT
Membentuk kelompok dengan bangau lain atau elang bersarang didaerah hutan, suka mengunjungi sawah, padang rumput, dan mangrove. Tersebar di India, Cina Selatan, Asia Tenggara dan Sunda besar.

Selengkapnya lihat di http://plazatamanjurug.com
dan kunjungi Taman Jurug, Buka setiap hari jam 07.30 sd 17.00
untuk pengadaan event /edutainment hubungi 082135123882 - 085728609432 - 085647361739

Sanca Kembang - Taman Jurug


Mengalami pergantian kulit beberapa kali, merendam tubuhnya kedalam air dan tidak makan setiap kali mengalami pergantian kulit, kembali makan apabila pergantian kulit selesai. Mempunyai belitan yang mematikan. Ular ini lebih senang menunggu daripada aktif berburu.

Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan  : Animalia
Filum  : Chordata
Kelas  : Reptilia
Ordo  : Squamata
Sub Ordo  : Serpentes
Famili  : Pythonidae
Genus  : Phyton
Spesies  : Phyton reticulates

DISKRIPSI
Sanca kembang termasuk ular tak berbisa, ukuran bisa mencapai 10m, sedangkan betina ukurannya lebih besar. Memiliki pola lingkaran besar berbentuk jala (reticula) tersusun warna hitam, kecoklatan, kuning dan putih di sepanjang sisi dorsal tubuh, sisik-sisik ventralnya lebih sempit dari lebar sisi bawah tubuhnya. Satu garis hitam tipis berjalan diatas kepala dari moncong hingga tengkuk.
PERILAKU
Mengalami pergantian kulit beberapa kali, merendam tubuhnya kedalam air dan tidak makan setiap kali mengalami pergantian kulit, kembali makan apabila pergantian kulit selesai. Mempunyai belitan yang mematikan. Ular ini lebih senang menunggu daripada aktif berburu.
REPRODUKSI
Jantan mulai kawin pada panjang tubuh sekitar 7-9 kaki, betina sekitar 11 kaki. Dewasa kelamin antara 2-4 tahun. Bertelur 10-100 butir. Telur “dierami” 80-100hari. Ular betina mengerami dengan cara melingkari telur sambil berkontraksi.
PAKAN
Pakannya antara lain kodok, kadal, ular kecil,anjing, monyet, babi hutan, rusa dan ikan.
HABITAT
Berada dihutan-hutan Asia Tenggara.

Selengkapnya lihat di http://plazatamanjurug.com
dan kunjungi Taman Jurug, Buka setiap hari jam 07.30 sd 17.00
untuk pengadaan event /edutainment hubungi 082135123882 - 085728609432 - 085647361739

Buaya - Taman Jurug


Hewan ini senang berendam dan masih bisa bernafas kendati mulutnya terbuka diair, karena lubang hidung dan matanya yang terletak menyembul ke permukaan air. Selama hidupnya gigi baru terus tumbuh, dan menyingkirkan gigi yang lama dari rongganya.

Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan  : Animalia
Filum  : Chordata
Kelas  : Sauropsida
Ordo  : Crocodilia
Famili  : Crocodylidae
Genus   : Crocodylus
Spesies  : Crocodylus porosus

DISKRIPSI
Moncong spesies ini cukup lebar dan tidak punya sisik lebar pada tengkuknya. Panjang tubuh termasuk ekor bisa mencapai 12 m. Spesies ini tidak mempunyai pengait kepala tetapi mempunyai tonjolan yang berpasangan dan saling bertemu menuju ke hidung.
PERILAKU
Hewan ini senang berendam dan masih bisa bernafas kendati mulutnya terbuka diair, karena lubang hidung dan matanya yang terletak menyembul ke permukaan air. Selama hidupnya gigi baru terus tumbuh, dan menyingkirkan gigi yang lama dari rongganya.
REPRODUKSI
Berkembang biak dengan bertelur, perkawinan dilakukan di air. Dua bulan kemudian betiana bertelur jumlahnya ± 100butir, menetas 8-12 minggu.
PAKAN
Aktif mencari  pakan dimalam hari, berupa serangga, katak, ikan, molusca dan crustacea
HABITAT
Hidup di sungai dan di laut dekat muara. Penyebarannya di seluruh perairan Indonesia, Sri Lanka, Bangladesh, India hingga perairan Polinesia .

Selengkapnya lihat di http://plazatamanjurug.com
dan kunjungi Taman Jurug, Buka setiap hari jam 07.30 sd 17.00
untuk pengadaan event /edutainment hubungi 082135123882 - 085728609432 - 085647361739

Biawak - Taman Jurug


Biawak mampu memanjat pohon dengan jari-jarinya yang kuat, merupakan perenang yang bagus. Ekor digunakan untuk menjaga keseimbangan saat berenang dan mempertahankan diri dari musuh. Ekornya tidak bisa ditanggalkan seperti kadal-kadal lainnya.

Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan  : Animalia
Filum  : Chordata
Kelas  : Reptil
Ordo  : Squamata
Famili  : Varanidae
Genus   : Varanus
Spesies  : Varanidae

DISKRIPSI
Biawak adalah sebangsa reptile golongan kadal besar. Badannya ramping, leher dan ekornya panjang serta lidahnya bercabang. Warna kulit coklat tua terdapat bentukan melingkar berwarna kuning seperti cincin dari dada sampai ekor.
PERILAKU
Biawak mampu memanjat pohon dengan jari-jarinya yang kuat, merupakan perenang yang bagus. Ekor digunakan untuk menjaga keseimbangan saat berenang dan mempertahankan diri dari musuh. Ekornya tidak bisa ditanggalkan seperti kadal-kadal lainnya.
REPRODUKSI
Berkembang biak dengan bertelur. Telur disimpan dipasir atau lumpur di tepian sungai bercampur dengan daun-daun busuk dan ranting. Panas sinar matahari dan proses pembusukan serasah akan menghangatkan telur sehingga menetas.
PAKAN
Biawak memangsa aneka serangga, ketam (yuyu), berbagai jenis kodok, ikan, kadal, burung dan telurnya serta mamalia kecil seperti tikus dan cerurut.  Biawak juga memakan bangkai, telur kura-kura, penyu atau buaya.
HABITAT
Biawak menghuni tepi-tepi sungai (saluran air), tepian danau, pantai dan rawa-rawa termasuk rawa bakau. Diperkotaan biawak kerap pula ditemukan hidup digorong-gorong saluran air yang bermuara ke sungai.

Selengkapnya lihat di http://plazatamanjurug.com
dan kunjungi Taman Jurug, Buka setiap hari jam 07.30 sd 17.00
untuk pengadaan event /edutainment hubungi 082135123882 - 085728609432 - 085647361739

Orangutan - Taman Jurug


Satwa ini hidup berkelompok dan diatas pohon, jarang turun ketanah dan tidak berperilaku mempertahankan daerah kekuasaan. Jantan dewasa biasanya berkelana sendiri dan hanya berhubungan dengan betina saat mau kawin.

Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan  : Animalia
Filum  : Chordata
Kelas  : Mammalia
Ordo  : Primates
Famili  : Hominidae
Genus   : Pongo
Spesies  : Pongo pygmaeus

DISKRIPSI
Orangutan adalah sejenis kera besar dengan lengan panjang dan kuat, berbulu kemerahan kadang cokelat, leher besar, kaki pendek dan tertunduk serta tidak mempunyai ekor. Orangutan jantan dewasa berukuran 1-1,4m dan kedua sisi muka terdapat gelambir pipi. Betina berukuran lebih kecil dan tidak bergelambir.  Mereka mempunyai 4 jari-jari panjang ditambah 1 ibu jari.
PERILAKU
Satwa ini hidup berkelompok dan diatas pohon, jarang turun ketanah dan tidak berperilaku mempertahankan daerah kekuasaan. Jantan dewasa biasanya berkelana sendiri dan hanya berhubungan dengan betina saat mau kawin.
REPRODUKSI
Musim kawin ditandai dengan perkelahian antara pejantan. Orang utan betina dewasa kelamin pada usia 7-10 tahun, siklus menstruasi 2-9 hari, lama bunting antara 8,5 - 9 bulan. Anak yang dilahirkan 1 ekor, disusui hingga 3 tahun dan mandiri usia 6-7 tahun.
PAKAN
Termasuk hewan omnivore. Daun-daunan, biji-bijian, kulit kayu, tunas tanaman (yang lunak), bunga-bungaan, dan buah-buahan termasuk serangga dan hewan-hewan kecil merupakan makanannya.
HABITAT
Hutan hujan tropis Asia Tenggara terutama diwilayah Kalimantan dan Sumatera.

Selengkapnya lihat di http://plazatamanjurug.com
dan kunjungi Taman Jurug, Buka setiap hari jam 07.30 sd 17.00
untuk pengadaan event /edutainment hubungi 082135123882 - 085728609432 - 085647361739

Lutung - Taman Jurug


Satwa ini hidup berkelompok, dipimpin oleh seekor pejantan. Jika dalam keadaan bahaya akan berteriak. Berpindah dengan menggelantungkan badannya dengan bantuan keseimbangan ekornya. Satwa ini aktif pada pagi dan sore hari.

Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan  : Animalia
Filum  : Chordata
Kelas  : Mammalia
Ordo  : Primates
Famili  : Cercopithecidae
Genus   : Trachypithecicus
Spesies  : Trachypithecicus auratus

DISKRIPSI
Lutung berbadan langsing dan berekor panjang. Tubuhnya tertutup mantel rambut berwarna hitam, dibagian muka, bawah leher dan belakang paha berwarna abu-abu. Seiring dengan bertambahnya umur, warna keemasan pada rambut anak lutung ini akan semakin pudar berganti gelap hingga akhirnya mencapai dewasa. Bentuk mata bulat menghadap kedepan dengan kelompok mata tebal dan berbentuk bulat.
PERILAKU
Satwa ini hidup berkelompok, dipimpin oleh seekor pejantan. Jika dalam keadaan bahaya akan berteriak. Berpindah dengan menggelantungkan badannya dengan bantuan keseimbangan ekornya. Satwa ini aktif pada pagi dan sore hari.
REPRODUKSI
Biasanya lutung beranak satu, dengan masa hamil tujuh bulan. Salah satu hal yang menarik dari monyet ini adalah anaknya yang berbulu keemasan dan dipelihara oleh seluruh betina dalam kelompok.
PAKAN
Lutung termasuk herbivore yang terutama makan dedaunan, buah-buahan, dan kuncup bunga, bahan makanan yang cenderung keras ini bisa dicerna.
HABITAT
Hutan primer, mangrove, hutan daratan diwilayah Sumatera, Jawa dan Kalimantan.

Selengkapnya lihat di http://plazatamanjurug.com
dan kunjungi Taman Jurug, Buka setiap hari jam 07.30 sd 17.00
untuk pengadaan event /edutainment hubungi 082135123882 - 085728609432 - 085647361739

Kera Ekor Panjang - Taman Jurug


Kera ekor panjang hidup berkelompok dengan komposisi komplit. Besar kecilnya kelompok ditentukan oleh ada tidaknya pemangsa dan sumber pakan di alam.

Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan  : Animalia
Filum  : Chordata
Kelas  : Mammalia
Ordo  : Primates
Famili  : Cercopithecidae
Genus   : Macaca
Spesies  : Macaca fascicularis

DISKRIPSI
Macaca fascicularis tubuhnya tertutup mantel rambut berwarna coklat kemerah-merahan dibagian bawah lebih muda dan muka menonjol warna keputih-putihan. Anak kera ini bermantel rambut hitam dan warna rambut berubah setelah umur 1 tahun. Anggota badan dapat difungsikan sebagai tangan dan kaki. Satwa ini jika dipohon menggunakan jari-jarinya, namun jika diatas tanah menggunakan telapak kaki dan tangannnya ketanah. Jenis kera ini dapat berenang dengan baik.
PERILAKU
Kera ekor panjang hidup berkelompok dengan komposisi komplit. Besar kecilnya kelompok ditentukan oleh ada tidaknya pemangsa dan sumber pakan di alam.
 REPRODUKSI
Kera ekor panjang memiliki alat kelamin menonjol (kantong zahar besar). Masa kawin pada setiap siklus, kawinnya beramai-ramai, seekor pejantan kawin dengan beberapa ekor betina dan seekor betina kawin dengan beberapa ekor pejantan. Masa bunting selama 116 hari.
PAKAN
Berbagai jenis pakannya antara lain daun, buah, dan biji dan bunga. Selain itu juga makan serangga, telur anak burung, kepiting, udang, kerang dan binatang lainnya.
HABITAT
Kera ekor panjang mampu hidup dalam berbagai kondisi dari dataran rendah sampai pegunungan dengan ketinggian 2000m dpl, seluruh Asia.

Selengkapnya lihat di http://plazatamanjurug.com
dan kunjungi Taman Jurug, Buka setiap hari jam 07.30 sd 17.00
untuk pengadaan event /edutainment hubungi 082135123882 - 085728609432 - 085647361739

Beruk - Taman Jurug


Dibagian kepala, leher, punggung sampai ekor gelap dan dibagian lain berwarna terang. Muka dari samping nampak moncong kedepan, jika dilihat dari depan nampak bulat, dibagian atas nampak rambut membentuk setengah lingkaran berwarna coklat kemerahan.

Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan  : Animalia
Filum  : Chordata
Kelas  : Mammalia
Ordo  : Primates
Famili  : Cercopithecidae
Genus   : Macaca
Spesies  : Macaca nemestrina

DISKRIPSI
Beruk merupakan jenis dari Ordo Primata yang mempunyai cirri-ciri berbeda dengan Macaca pada umumnya. Tubuhnya tertutup mantel rambut berwarna coklat keabu-abuan dan kemerahan. Dibagian kepala, leher, punggung sampai ekor gelap dan dibagian lain berwarna terang. Muka dari samping nampak moncong kedepan, jika dilihat dari depan nampak bulat, dibagian atas nampak rambut membentuk setengah lingkaran berwarna coklat kemerahan.
PERILAKU
Satwa ini  hidup diatas pohon, berkelompok. Kelompok ini tidak menetap disuatu areal tertentu tetapi selalu berpindah-pindah.
REPRODUKSI
Tidak ada musim kawin, perkawinan dilakukan sesuai daur birahi sepanjang tahun, lama bunting 130-180 hari, anak yang dilahirkan 1 ekor dan diasuh selama beberapa bulan dengan disusui dan dibawa kemana saja oleh induknya di perut.
PAKAN
Beberapa jenis pakan antara lain buah, biji-bijian, kuncup tanaman, insekta dan mamalia kecil juga ikan merupakan makanan dari satwa ini.
HABITAT
Lahan yang selalu hujan atau hutan yang ada musim gugurnya; diwilayah India utara sampai Indonesia.

Selengkapnya lihat di http://plazatamanjurug.com
dan kunjungi Taman Jurug, Buka setiap hari jam 07.30 sd 17.00
untuk pengadaan event /edutainment hubungi 082135123882 - 085728609432 - 085647361739

Banteng - Taman Jurug


Musim kawin banteng dari lokasi yang berbeda selalu berlainan, lama bunting 270-280 hari, anak yang dilahirkan 1. Anak banteng menjadi dewasa setelah berumur 2-3 tahun.

Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan  : Animalia
Filum  : Chordata
Kelas  : Mammalia
Ordo  : Artiodactyla
Famili  : Bovidae
Sub family  : Bovinae
Genus   : Bos
Spesies  : Bos javanicus

DISKRIPSI
Banteng memiliki bagian putih pada kaki bagian bawah, punuk putih serta warna putih disekitar mata dan moncongnya, walaupun terdapat sedikit dimorfisme seksual pada ciri-ciri tersebut. Banteng jantan memiliki kulit berwarna biru-hitam atau coklat gelap, tanduk panjang melengkung ke atas, dan punuk di bagian pundak. Sementara betinanya memiliki kulit coklat kemerahan, tanduk pendek yang mengarah ke dalam dan tidak berpunuk.
PERILAKU
Satwa ini hidup dalam kelompok, mencari pakan pada pagi dan sore hari.
REPRODUKSI
Musim kawin banteng dari lokasi yang berbeda selalu berlainan, lama bunting 270-280 hari, anak yang dilahirkan 1. Anak banteng menjadi dewasa setelah berumur 2-3 tahun.
PAKAN
Pakan satwa ini berupa dedaunan dan rumput.
HABITAT
Satwa ini menyukai topogafi yang rata atau sedikit bergelombang, dengan hutan yang tidak begitu lebat dan lapangan terbuka yang berumput atau berumpun bambu.

Selengkapnya lihat di http://plazatamanjurug.com
dan kunjungi Taman Jurug, Buka setiap hari jam 07.30 sd 17.00
untuk pengadaan event /edutainment hubungi 082135123882 - 085728609432 - 085647361739

Rusa Timor - Taman Jurug


Klasifikasi Ilmiah
Kingdom    : Animalia
Filum    : Vertebrata
Sub Filum    : Chordata
Kelas    : Mammalia
Ordo    : Artiodacthyla
Familia    : Cervidae
Genus    : Cervus
Species    : Cervus timorensis

DISKRIPSI
Cervus timorensis memiliki bulu coklat, bagian bawah perut dan ekor berwarna putih. Rusa jantan berukuran lebih besar dibandingkan betinanya dan memiliki tanduk  bercabang yang tumbuh pertama kali pada umur 8 bulan, sedangkan rusa betina tidak bertanduk. Setelah dewasa, ranggah tanduk menjadi sempurna ditandai dengan terdapatnya 3 ujung runcing.

PERILAKU
Satwa ini menyukai hidup berkelompok dipimpin oleh rusa betina yang paling tua. Rusa dapat menempuh perjalanan yang sangat jauh pada kondisi iklim yang bagus. Pada keadaan bahaya maka rusa jantan dominan (paling kuat) yang akan menghadapinya.

REPRODUKSI
Lama bunting 7-8 bulan. Anak yang dilahirkan 1 ekor, diasuh induknya beberapa bulan.

PAKAN
Rusa termasuk hewan pemamah biak (ruminant). Pakan berupa daun-daunan,buah-buahan  serta rumput atau daun-daunan semak.

HABITAT
Hutan, dataran terbuka, padang rumput, savanna, disekitar sungai diwilayah  Jawa.

Selengkapnya lihat di http://plazatamanjurug.com
dan kunjungi Taman Jurug, Buka setiap hari jam 07.30 sd 17.00
untuk pengadaan event /edutainment hubungi 082135123882 - 085728609432 - 085647361739

Macan Tutul - Taman Jurug




Klasifikasi ilmiah
Kerajaan    : Animalia
Filum    : Chordata
Kelas    : Mammalia
Ordo    : Carnivora
Famili    : Felidae
Genus    : Panthera
Spesies    : Panthera pardus

DISKRIPSI
Satwa ini termasuk binatang buas berukuran besar, memiliki bulu berwarna kuning kecoklatan dengan bintik-bintik berwarna hitam. Bintik hitam dikepalanya berukuran lebih kecil. Macan tutul betina berukuran lebih kecil dari jantan. Mata fokus kedepan berwarna putih, pupil berwarna hitam, kumisnya keras.

PERILAKU
Satwa ini hidup soliter, kecuali masa bercumbu dan masa kawin. Mencari pakan pada waktu malam dan istirahat disiang didahan pohon, menyerang mangsa dari atas dahan dengan mengigit dan mendorongnya hingga roboh.

REPRODUKSI
Macan ini melakukan perkawinan setelah bercumbuan lama dan kawin berulang-ulang hingga 5 hari. Musim kawin setahun sekali yaitu bulan Mei-Juni. Lama bunting 90-105hari, anak yang dilahirkan 2-3ekor, diasuh induknya dan disapih umur 1 tahun.

PAKAN
Mangsa utamanya terdiri dari aneka hewan menyusui, binatang pengerat, ikan, burung, monyet dan binatang-binatang lain yang terdapat disekitar habitatnya.

HABITAT
Daerah sebaran Macan Tutul adalah dibenua Asia dan Afrika yaitu hutan tropis, areal berbatuan, gurun, savanna, pegunungan dan daerah pemukiman.

Selengkapnya lihat di http://plazatamanjurug.com
dan kunjungi Taman Jurug, Buka setiap hari jam 07.30 sd 17.00
untuk pengadaan event /edutainment hubungi 082135123882 - 085728609432 - 085647361739

Harimau Sumatra - Taman Jurug


Klasifikasi ilmiah
Kerajaan : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Mammalia
Ordo : Carnivora
Famili : Felidae
Genus : Panthera
Spesies : Panthera tigris
Subspesies: Panthera tigris sumatrae

DISKRIPSI
Belang harimau Sumatra lebih tipis, mempunyai janggut serta surai lebih banyak dibanding subspecies harimau lain. Ukurannya kecil, terdapat selaput disela-sela jarinya sehingga mereka mampu berenang cepat. Bulunya berubah warna menjadi hijau gelap ketika melahirkan.

Harimau Sumatra dapat hidup selama 15 tahun dialam liar dan 20 tahun dalam kurungan.

PERILAKU
Harimau ini hidup menyendiri. Satwa ini mempunyai indera pendengaran dan penglihatan yang sangat tajam, daerah perburuannya ditandai dengan air kencing dan dinyatakan dalam raungan keras. Satwa ini melakukan perburuan pada sore hari menjelang malam.

REPRODUKSI
Harimau Sumatra berbiak kapan saja. Masa kehamilan sekitar 103 hari. Harimau betina melahirkan 2 atau 3 anak harimau sekaligus dan paling banyak 6 ekor.

PAKAN
Satwa ini memakan apapun yang dapat ditangkap, umumnya celeng dan rusa dan terkadang unggas atau ikan.

HABITAT
Harimau ini ( Panthera tigris sumatrae) ditemukan di Pulau Sumatra di Indonesia.

Selengkapnya lihat di http://plazatamanjurug.com
dan kunjungi Taman Jurug, Buka setiap hari jam 07.30 sd 17.00
untuk pengadaan event /edutainment hubungi 082135123882 - 085728609432 - 085647361739

Linsang - Taman Jurug


Linsang menghabiskan sebagian besar waktunya diatas air. Gerakannya lincah dan cepat baik di air maupun di darat. Di habitat aslinya, linsang tidur di air dengan membelitkan tubuhnya diantara tumbuhan air agar ia tidak hanyut terbawa arus. Hewan ini sering dilatih dan digunakan sebagai hewan pertunjukan disirkus.

Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan  : Animalia
Filum  : Chordata
Kelas  : Mammalia
Ordo  : Artiodactyla
Famili  :
Genus   :
Spesies  : Aonyx cinerea

DISKRIPSI
Linsang merupakan satwa yang berukuran kecil, tubuhnya tertutupi dengan bulu yang agak tebal berwarna mempunyai 4 kaki
PERILAKU
Linsang menghabiskan sebagian besar waktunya diatas air. Gerakannya lincah dan cepat baik di air maupun di darat. Di habitat aslinya, linsang tidur di air dengan membelitkan tubuhnya diantara tumbuhan air agar ia tidak hanyut terbawa arus. Hewan ini sering dilatih dan digunakan sebagai hewan pertunjukan disirkus.
REPRODUKSI
Hewan ini berkembang biak dengan beranak, sejak kecil anaknya telah dikenalkan dengan lingkungan air sehingga tidak heran bila linsang sangat mahir sekali berenang.
PAKAN
Linsang memburu hewan air seperti ikan, kepiting, dan kerang-kerangan. Untuk membuka cangkang kerang yang keras, linsang menggunakan dua buah batu yang diletakkan diatas dadanya kemudian kerang tersebut diletakkan dan ditekan di antara kedua batu tersebut.
HABITAT
Hidup disungai yang banyak dihuni ikan dan sumber makanan lainnya serta banyak ditumbuhi oleh tumbuhan air.

Selengkapnya lihat di http://plazatamanjurug.com
dan kunjungi Taman Jurug, Buka setiap hari jam 07.30 sd 17.00
untuk pengadaan event /edutainment hubungi 082135123882 - 085728609432 - 085647361739

Merak Biru - Taman Jurug


Pada musim biak, burung jantan memamerkan bulu ekornya didepan burung betina. Bulu-bulu penutup ekor dibuka membentuk kipas dengan bintik berbentuk mata berwarna biru.

Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan  : Animalia
Filum  : Chordata
Kelas  : Aves
Ordo  : Galliformes
Famili  : Phasianidae
Genus  : Pavo
Spesies  : Pavo cristatus

DISKRIPSI
Merak biru berbulu biru gelap mengilap. Burung jantan dewasa berukuran besar, dengan penutup ekor yang panjang berwarna hijau metalik. Diatas kepalanya terdapat jambul tegak biru membentuk kipas. Burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan, bulunya tidak mengilap, berwarna coklat kehijauan dengan garis-garis hitam tanpa dihiasi bulu penutup ekor. Burung muda seperti betina.
PERILAKU
Pada musim biak, burung jantan memamerkan bulu ekornya didepan burung betina. Bulu-bulu penutup ekor dibuka membentuk kipas dengan bintik berbentuk mata berwarna biru.
REPRODUKSI
Merak jantan adalah poligami spesies, mempunyai pasangan lebih dari satu. Burung betina biasanya menetaskan 3-6 butir telur.
PAKAN
Pakan burung merak biru terdiri dari aneka biji-bijian, pucuk rumput, dan dedaunan, aneka serangga, serta berbagai jenis hewan kecil seperti cacing, laba-laba, dan kadal kecil.
HABITAT
Populasi merak biru tersebar dihutan terbuka dengan padang rumput di India, Pakistan, Sri Lanka, Nepal dan Bhutan. Sebelumnya ditemukan juga di Bangladesh, namun sekarang kemungkinan besar telah punah disana.

Selengkapnya lihat di http://plazatamanjurug.com
dan kunjungi Taman Jurug, Buka setiap hari jam 07.30 sd 17.00
untuk pengadaan event /edutainment hubungi 082135123882 - 085728609432 - 085647361739